Selamat Datang di Situs Resmi Pengadilan Agama Batulicin - Tanah Bumbu | Media Informasi & Transparansi Pengadilan Agama Batulicin.
 

Badilag Punya Dirjen Baru



Jakarta l Badilag.net

Setelah sempat lowong beberapa bulan, jabatan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI akhirnya terisi. Drs. H. Purwosusilo, SH, MH dilantik secara resmi menjadi Dirjen Badilag oleh Ketua MA Dr. H. Hatta Ali, SH, MH, di Gedung MA, Kamis (21/2/2013).

Pelantikan ini dilakukan setelah Presiden RI mengeluarkan Keppres Nomor 15/M/2013 tertanggal 25 Januari 2013 mengenai pengangkatan Purwosusilo sebagai Dirjen Badilag.

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini, Kamis, 21 Februari 2013, saya melantik Saudara  Drs. H. Purwosusilo, SH, MH sebagai Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan bimbingan dan tuntunan-Nya,” ujar Ketua MA, di hadapan para pimpinan MA, sejumlah hakim agung, para pejabat eselon I dan II, para pejabat dan pegawai Ditjen Badilag dan para undangan.

Pelantikan Dirjen Badilag ini dibarengkan dengan pelantikan Kepala Pengadilan Militer Utama Laksma TNI A.R. Tampubolon, SH, MH dan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung Dr. Hj. Marni Enni Mustafa, SH, MH.

Purwosusilo dilantik menjadi Dirjen Badilag menggantikan Wahyu Widiana yang purnabhakti pada Oktober 2012. Sebelumnya, Purwosusilo menduduki jabatan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Ditjen Badilag.

Bila sebelumnya membawahi tiga unit kerja eselon III, kini Purwosusilo menahkodai empat unit kerja eselon II, yaitu Sekretariat Ditjen Badilag, Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama, dan Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama.

Seusai dilantik, Purwosusilo mendapat ucapan selamat dari berbagai pihak, termasuk sejumlah Ketua PTA dan Ketua PA yang hadir langsung ke Gedung MA.

Sementara itu, mantan Dirjen Badilag Wahyu Widiana tidak bisa menghadiri acara ini karena sedang ada acara di Bima, NTB, sejak beberapa hari lalu. Meski demikian, Wahyu Widiana tetap mengucapkan selamat kepada Dirjen Badilag yang baru.

“Selamat kepada Pak Dirjen baru. Saya yakin, peradilan agama akan lebih baik di bawah kepemimpinan beliau, mengingat pribadi dan rekam jejaknya yang menonjol. Beliau pintar, kreatif, pemikir, pekerja keras, bersih, berpengalaman, merakyat, dan menjadi panutan. Yuk, kita dukung langkah-langkah Dirjen baru ini,” ungkap Wahyu Widiana, melalui SMS kepada Tim Redaksi Badilag.net.

Merangkak dari bawah

Lahir di Pacitan pada 29 September 1954, Pak Purwo—sapaan Purwosusilo—memulai karirnya sebagai CPNS di PA Ponorogo pada 1980. Setahun kemudian, alumnus IAIN Jogjakarta ini diangkat menjadi PNS golongan III/a.

Selama tiga tahun, dari 1983 hingga 1986, Pak Purwo lantas menjadi Panitera Pengganti di PA Ponorogo. Setelah itu, dari 1986 hingga 1989, ia menjadi Panitera/Sekretaris PA Kodya Madiun.

Karirnya sebagai hakim dimulai pada 1991 di PA Kodya Kediri. Dua tahun kemudian, pada 1993, Pak Purwo dipromosikan menjadi Wakil Ketua di PA tersebut.

Pada 1995 Pak Purwo dipindah ke PA Blitar. Ia tetap menjabat Wakil Ketua. Jabatan yang sama disandangnya ketika dipindah ke PA Banyuwangi pada 1996.

Setelah itu, selama lima tahun, Pak Purwo menjadi orang nomor satu di tiga PA yang berbeda. Ketiganya ialah PA Probolinggo (1998-2001), PA Tuban (2001-2003) dan PA Jakarta Barat (2003-2004).

Sejak 2004, Pak Purwo diangkat menjadi hakim tinggi di PTA Jakarta. Setelah itu, Bapak dengan empat putra ini sempat diperbantukan sebagai hakim pengawas di Badan Pengawasan sebelum menjadi Panitera Muda Perdata Agama.

Persis dua tahun lalu, tepatnya 22 Februari 2011, Pak Purwo dilantik menjadi Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama. Saat itu Pak Purwo menggantikan Drs. H. Zuffran Sabrie, MH yang telah purnabhakti.

Ketika posisi Dirjen Badilag lowong beberapa bulan, Pak Purwo beberapa kali mewakili Dirjen Badilag dalam sejumlah momen penting. Salah satunya ialah Rakernas MA tahun 2012 di Manado. Kala itu Pak Purwo tampil mewakili Dirjen Badilag untuk mempresentasikan program-program kerja Ditjen Badilag di hadapan pimpinan MA, para hakim agung, para pejabat eselon I dan II serta para pimpinan pengadilan tingkat banding seluruh Indonesia.

Total akses : 128